Senin, 22 September 2014

BELAJAR SEJARAH [ KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT ]

pengaruh kolonialisme dan imperialisme barat di indonesia
reasi rakyat terhadap kolonial belanda dalam bentuk perang besar antara lain:
A.     perang padri [1821-1837]
munculnya gerakan padri diawali dgn kepulangan tiga orang ulama minangkabau dari menunaikan ibadah haji pada tahun 1803. mereka adalah haji miskin, haji piabang,dan haji sumanik. Selama dinegeri arab, ketiga ulama mendapat pengaruh gerakan wahabi, yaitu gerakan pembaruan yang menghendaki agama islam dilaksanakan secara murni sesuai al-quran dan al-hadits. gerakan mereka dinamakan gerakan padri. gerakan ini bertujuan untuk memperbaiki masyarakat minangkabau dan mengembalikan mereka agar sesuai dengan ajaran islam. gerakan ini disambut baik dikalangan ulama, tapi mendapat pertentangan dari kaum adat. faktor menyebabnya perang padri terjadi adalah
a)     kaum adat, kaum yang ingin memberantas kebiasaan [adat] setempat yang biasanya merupakan kebiasaan buruk seperti judi, menyambung ayam, dan minum-minuman keras.
b)     kaum padri, kaum yang ingin memberantas kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh kaum adat yang dinilai bertentangan dengan ajaran agama islam. gerakan kaum padri disebut juga gerakan wahabi.
c)     belanda ikut campur dalam pertentangan tersebut dengan membantu kaum adat.
para pemimpin kaum padri adalah haji miskin, tuanku nan recek, tuanku nan tua, tuanku pasaman, tuanku nan cerdik, tuanku malim basa [tuanku imam bonjol], datuk bandoro, dan tuanku tambusai. adapun kaum adat dipinpim oleh datuk sati.
perang yang terjadi dapat dibagi menjadi dua tahap, yaitu:
a)     tahap pertama [1821-1825]
pada tahap pertama peperangan terjadi antara kaum padri dan kaum adat yang dibantu oleh belanda. kaum padri memakai siasat gerilya. pada tanggal 15 november  1825 dipadang diadakan perjanjian perdamaian dan tentara belanda ditarik dari Sumatra dan dipusatkan untuk menumpas perlawanan diponegoro dijawa.
b)     tahap kedua [1830-1837]
pada tahun 1834 belanda mengarahkan pasukan untuk menggempur pusat pertahanan kaum padri dibonjol. pada tanggal 25 oktober 1837, tuanku imam bonjol tertangkap, kemudian diasingkan diminahasa sampai wafatnya.
B.        perang diponegoro [1825-1830]
perang diponegoro disebut juga perang jawa. hal ini karena peperangan tersebut terjadi di pusat kerajaan mataram.pangeran diponegoro adalah putera sulung sultan hameng kubowono III yang dilahirkan pada tahun 1785. ketika mesih kecil bernama pangeran ontowiryo. * sebab-sebab umum perang diponegoro:
a)     penderitaan rakyat sangat berat karena adanya bermacam-macam pajak.
b)     raja dan kalangan istana benci kepada belanda karena wilayah mataram makin dipersempit.
c)     ulama kecewa karena perabadan barat mulai memasuki kalangan islam.
d)     bangsawan kecewa karena tidak boleh mengecewakan tanahnya.
e)     belanda ikut campur dalam urusan pemerintahan.
*sebab-sebab khususnya: tahun 1825,belanda merencanakan membuat jalan raya Yogyakarta-magelang, yang melalui makam dan tanah leluhur pangeran diponegoro tanpa minta izin terlebih dahulu telah menancapkan tonggak-tonggak di atas makam tersebut.
adapun tokoh-tokoh yang terlibat dalam perang diponegoro diantaranya adalah pangeran diponegoro,pangeran mangkubumi,kiai mojo,sentot prawirodirjo,pangeran notoprojo, pangeran suriatmojo,dll.
dalam perang diponegoro,belanda mengalami kesulitan. bahkan belanda mengakui perang diponegoro merupakan perang yang terberat dan memakan biaya yang besar.
belanda menggunakan siasat benteng stelsel untuk melumpuhkan perlawanan pangeran diponegoro. tujuan dari system benteng stelsel adalah :
a)     mempersempit ruang gerak pasukan diponegoro.
b)     memecah belah pasukan diponegoro.
c)     mencegah masuknya bantuan untuk pasaukan diponegoro.
d)     bagi belanda sendiri dapat mempelancar hubungan antara belanda jika mendapat serangan dari pasaukan diponegoro.
e)     memperlemah pasukan diponegoro.
system benteng stelsel ternyata belum berhasil mematahkan perlawanan diponegoro. belanda menggunakan siasat baru dgn senyembara,tetapi juga belum berhasil. pada tahun 1830 belanda mengadakan tipu muslihat dgn mengajak pangeran diponegoro untuk berunding. didalam perundingan itu pangeran diponegoro ditangkap lalu dibawa ke semarang lalu diasingkan ke Batavia/Jakarta.pada tanggal 3 mei 1830 pangeran diponegoro dipindahkan ke manado dan pada tahun 1834 dipindahkan ke makasar dan wafat dimakasar pada tanggal 8 januari 1855.
C.     perang aceh [1873-1904]
bedasarkan perjanjian [traktat] sumatera tahun 1871 atauyang lebih dikenal dgn traktat London ke-3, pihak inggris melepas tuntutannya terhadap daerah aceh. isi perjanjiannya adalah bahwa mereka memiliki hak untuk menguasai seluruh wilayah sumatera termasuk kerjaan aceh. sebab-sebab perang aceh adalah:
a)     belanda ingin menguasai aceh yang letak nya strategis
b)     pergantian traktat London dengan traktat sumatera
c)     belanda campur tangan dlam pemerintahan aceh,antara lain menanyakan hubungan orang aceh dgn turki,italia, dan amerika serikat.
sebab-sebab khusus, yang merupakan terjadinya perang senjata adalah ditolakanya tuntutan belanda duntuk mengakui kedaulatannya oleh sultan aceh,Muhammad daud syah. orang belanda yang menyampaikan permintaan itu adalah f.n. nieuwenkuysen, tanggal 22 maret 1871. akibat ditolak belandapun melakukan penyeranagan terhadap aceh pada tanggal 26 maret 1873. ini merupakan penyerangan yang pertama yg dipimpin oleh mayjen kohler.pada bulan desember 1873,belanda melencarkan serangan yg keduayg dipinpim oleh jendral van swieten. pada tanggal 28 januari 1874 sultan Muhammad syah meninggal kemudian digantikan oleh  sultan Muhammad syah daud dan dibantu oleh dewan mangkubumi yang diketuai oleh tuanku hasyim, yg berkedudukan dikeumala.
jendral van swieten digantikan oleh jendral peel. dalam pertempuran di tonga, tanggal 24 febuari 1876 jendral peel tewas. tokoh-tokoh pejuang dari aceh adalah teuku cik ditiro, panglima polim, teuku cik peusanagan,cut mutia,cut nyak dien, dan teuku umar. belanda pun merasa kewalahan melawan rakyat aceh,dan kemudian mengganti strategi atau siasat dengan siasat konsentrasi stelsel [siasat pemusatan] dan juga menggunakan siasat adu domba yg diusulkan oleh jendral deykerhoof. org yang terjerat dalam siasat adu domba adalah teuku umar.kemudian pada tgl 30 maret 1896, teuku umar kembali dgn tmn2 seperjuangannya.
krn belanda tidak mampu mengahiri perang aceh, belanda pun mengirim dr.snouck hurgronce, seorang kajian islam, untuk menyelidiki masyarakat aceh dan member masukan kepada pemerintah hindia belanda tentang strategi untuk menguasai rakyat aceh. ia menyamar sebagai seorang ulamayg bernama abdul gaffar. menurut dr.snouck hurgronce cara yg tepat untuk menguasai belanda ialah memahami karakter mereka sambil melakukan penyerangan terhadap pemimpin aceh. dr.snouck hurgronce menuliskan tetntang keadaan rakyat aceh dalam sebuah buku yg berjudul “de atjehers”[the achenese]
tahun 1899, colonel van heutz yang memimpin peperangan mulai menjalankan siasat kekasaran. ia membentuk pasukan khusus anti gerilya yg diberinama merechause[marsose]. didalam pertempuran di meulaboh teuku umar wafat, kemudian digantikan oleh cut nyak dien, tetapi akhirnya cut nyak dien pun tertangkap oleh van heutz. pada tahun 1903, pasukan belanda berhasil menawan kerabat kesultanan. sultan Muhammad syah daud terpaksa menyerah,dan kemudian panglima polim pun menyerah pula.
pada tahun 1904 para pemimpin aceh dipaksa menandatanangi perjanjian singkat atau plakat pendek [korte verklaring] yang isinya menyatakan bahwa aceh mengakui kekuasaan belanda dan mematuhi peraturan pemerintah kolonial belanda. namun perang aceh tetapi berlangsung, sehingga untuk menguasai aceh belanda memerlukan 31 tahun. al ini disebabkan karena:
a)     perang aceh melibatkan seluruh rakyat aceh,
b)     dalam melawan belanda, rakyat aceh mengorbankan semangat perang salib, perang melawan belanda berate perang membela agama.
perjuangan rakyat aceh tetap berlangsung,perjuangan aceh baru dapat dipatahkan sama sekali pada tahun 1971.
D.     perang bali [1846-1849]
perang bali disebut juga dengan perang jagaraga karena pusat pertahanan pasukan bali berada di jagaraga. perang bali terjadi antara tahun 1846-1849. sebab-sebab terjadinya perang bali adalah:
a)     belanda menolaknya adanya hukum tawan karang,yaitu hak dari raja-raja bali untuk  merampas semua perahu asing yang terdampar diwilayah kerajaannya.
b)     kerjaan bali tidak mau memenuhi tuntutan belanda untuk menghapuskan hukum tawan karang.
c)     belanda menuntut  agar kerajaan-kerajaan bali untuk melindungi perdagangannya.
d)     belanda menurut agar kerajaan bali menolak untuk tunduk pada pemerintahan hindia belanda.
pada tanggal 27 juni 1846 belanda mendatangkan pasukan pasukan dan mendarat dipantai kerajaan buleleng.raja buleleng dan patih jelantik, kemudian mengadakan perjanjian perdamaian dgn belanda, diikuti oleh raja karang asem. pada bulan maret 1948, belanda mengirimkan pasukan  dibawah pimpinan mayor jendral van der wijk. mereka berhasil menahan serangan belanda. pada tahun 1949 belanda mengirim ekspedisinya yang ketiga dgn kekuatan besar,baik dari daratan maupun laut. tentara bali berusaha mempertahankan benteng  jagaraga dgn mengorbankan perang puputan,yaitu perang habis-habisan hingga semua pasukan gugur. akhirnya pasukan belanda dibawah pimpinan jendral Michael berhasil merebut banteng jagaraga sejak tahun 1849 wilayah kerajaan-kerajaan bali telah menjadi bagian dari kekuasaan pemerintah hindia belanda.
E.      perang banjar [1859-1863]
sebab-sebab terjadinya perang banjar adalah sebagai berikut:
a)     kekecewaan rakyat dan para bangsawan karena belanda turut campur tangan dalam urusan pemerintahan.
b)     penangkapan terhadap prabu anom.
c)     kekecewaan pangeran hidayat karena dibuangnya prabu anom ke jawa.
perlawanan rakyat banjar  mulai berkobar pada bulan april 1859 dibawah pimpinan pangeran hidayat dan pangeran antasari. pasukan banjar mulai menyerbu pos-pos belanda di martapura dan pengaron. tokoh-tokoh yang kemudian ikut bergabung dalam perlawanan ialah kyai demmang leman, haji nasrun,dan haji buyasin. untuk memperhentikan perlawanan rakyat banjar, belanda menuntut agar pangeran hidayat menolak tuntutan belanda ini.namun pada tahun 1861 pangeran hidayat berhasil ditangkap dan diasingkan ke cianjur jawa barat. perlawanan tetap dilanjutkan dgn dipimpin oleh pangeran antasari. beliau tetap melakukan perlawanan hingga wafat pada tanggal 11 oktober 1862.
F.   perang Palembang [1819-1825]

sultan badaruddin dulu pernah menjadi sultan Palembang dan kemudian diturunkans secara paksa oleh pemerintah inggris ketika masih berkuasa di indonesia yaitu digantikan oleh sultan najamuddin. setelah merebut kembali kekuasaan kesultanan dari najamuddin, tahun 1819 sultan badaruddin slalu menghalangi setiap kapal belanda yang memasuki sungai musi. pada tahun 1821 belanda dapat menguasai ibu kota pelembang dan menangkap sultan badaruddin. stelah sultan badaruddin tertangkap,slanjutnya ia diasingkan ke ternate. perlawanan rakyat Palembang mesih sering terjadi pada tahun 1825, tetapi status kerajaan Palembang dibubarkan oleh belanda.

DEMIKIANLAH ISI DARI ARTIKEL SAYA. LEBIH DAN KURANG MOHON MAAF. SEMOGA ARTIKEL INI DAPAT MEMBANTU TEMAN-TEMAN YANG MEMBUTUHKAN. SEMOGA BERMANFAAT ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar